Diduga Jadi Salah Pemodal PETI di Wilayah Pelepat, R Minta Aparat Menangkap Ayong Doser

Foto : Hanya ilustrasi

MUARA BUNGO – R salah satu pemuda meminta agar aparat penegak hukum tak hanya menangkap para pekerja Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di wilayah Kabupaten Bungo saja.

Agar aktifitas PETI benar – benar hilang di wilayah Kabupaten Bungo, kata R aparat mestinya menangkap orang yang diduga menjadi para pemodal aktifitas PETI seperti Ayong Doser.

“Kami meminta aparat untuk turun dan melakukan penyelidikan. Jika benar Ayong Doser tersebut telah memodali para pelaku PETI, dia yang harusnya paling utama untuk ditangkap,” ujar R.

Disebutkan R, dari info yang ia dapat ada sekitar 35 unit alat berat jenis excavator diduga milik Ayong Doser yang bekerja melakukan aktifitas PETI di wilayah Kabupaten Bungo khusunya Kecamatan Pelepat.

“Jadi info yang saya dapat, terduga pemodal ini memberikan alat berat jenis excavator dengan skema bagi hasil. Kebanyakan merek Sany itu diduga milik Ayong Doser,” ujarnya.

Tak hanya pemodal, R juga meminta agar Propam Polres Bungo dan juga Propam Polda Jambi agar turun melakukan penyelidikan terkait dugaan keterlibatan oknum polisi.

“Dari informasi yang saya dapat, ada sebanyak empat orang oknum polisi yang diduga terlibat PETI di Pelepat. Dimana diduga salah satunya Endy selaku Kanit Reskrim Polsek Pelepat,” ujar R.

Selain itu, ia juga meminta agar Kapolsek Pelepat AKP Carlos Sihombing juga turut diperiksa karena diduga telah melakukan pembiaran terhadap aktifitas PETI di wilayahnya.

“Saya juga berharap Kapolseknya turut diperiksa. Setiap alat berat masuknya dari depan Polsek Pelepat. Masak Kapolseknya tidak tahu. Atau mungkin ada dugaan lain,” tutup R.(tim)

Komentar